Grow Safe With Us

Tips Traveling untuk Pekerja Penuh Waktu

Rutinitas nine to five tak seharusnya mematikan semangat traveling. Ini tips-nya agar waktu liburan bisa maksimal dan memberi penyegaran. Yang utama, benahi mindset. Perjalanan yang mengubah hidup, tak selalu perjalanan liburan berdurasi panjang. Less is more!

  1. Cek daftar hari libur nasional. Sejak ditetapkannya hari libur nasional 1 Juni, maka total jumlah hari libur tahun depan menjadi 16 hari libur nasional dan 4 hari cuti bersama. Lumayan! Segera intip kalender dan lihat mana yang menjadi “hari terjepit”. Siap-siap ajukan cuti di hari itu ya!
  2. Pada hari-hari libur yang singkat, pilih rute transportasi yang terdekat. Apabila penerbangan cukup singkat, berangkatlah pagi-pagi sekali dan langsung optimalkan hari begitu Anda mendarat!
  3. Optimalkan perjalanan kerja jika Anda sering memiliki kesempatan ke luar kota. Semakin dekat dengan akhir pekan, semakin baik. Anda bisa melipir sebentar ke destinasi yang tak terlalu jauh dari tempat Anda dinas.
  4. Tak perlu bernafsu untuk ber-selfie di semua lokasi favorit turis. Dan tak perlu merasa bersalah jika Anda hanya ingin menikmati suasana kota kecil yang penuh kudapan lezat. Inti dari sebuah perjalanan bukanlah berfoto untuk pembuktian, tapi pengalaman personal yang tak bisa dibanding-bandingkan satu sama lain. Seize the moment!
  5. Untuk waktu yang terbatas, matangnya perencanaan dapat membantu Anda menikmati perjalanan. Pilih moda transportasi dengan ketepatan waktu yang bisa diandalkan. Optimalkan fitur online check in. Pilih lokasi menginap yang dekat dengan target destinasi. Libur akhir pekan di Tokyo? Dua hari di Dubai? Siapa takut!
  6. Butuh ekstra waktu perjalanan? Minta kepada bos. Katakan secara terbuka jika Anda butuh pulang lebih awal di hari Kamis, misalnya. Jika Anda biasa menunjukkan prestasi selama ini, pasti tak akan sulit mendapatkan izin demi tambahan waktu perjalanan ke bandara.